Ukuran Dynabolt, Harga dan Cara Pemasangannya

Saat merencanakan konstruksi bangunan tertentu, akan ada berbagai komponen penting yang wajib ada dalam perencanaan. Salah satu komponen tersebut bernama dynabolt. Komponen yang satu ini sekilas tampak seperti baut dan mur biasa yang sudah sering Anda lihat.

Tapi ternyata, jenis baut tanam ini mempunyai berbagai variasi yang berbeda, serta sistem kerja yang berbeda juga. Apa saja variasi dari baut tanam yang satu ini? Bagaimana cara memasangnya dengan benar dan tepat? Ada berapa ukuran yang tersedia untuk jenis baut tanam ini?

Pengertian Dynabolt

dynabolt adalah

Dynabolt adalah suatu komponen untuk konstruksi yang berfungsi untuk menggabungkan beberapa objek yang terdapat di suatu bangunan. Misalnya adalah untuk menguatkan objek yang ada di batu, beton, maupun material yang lainnya.

Istilah atau nama lain dari baut ini adalah anchor bolt atau baut tanam. Secara sekilas, bentuk fisik baut ini memang seperti mur serta baut biasa. Tapi sebenarnya fungsi dynabolt ini sangat berbeda dari jenis baut yang lain. Gunanya adalah menyatukan beton dengan elemen non struktural dan struktural.

Jenis Dynabolt

macam-macam dynabolt

Dunia pembangunan atau konstruksi selalu berkaitan dengan berbagai komponen dan perkembangannya. Baut tanam juga selalu berkembang dan hadir dalam berbagai variasi. Saat ini, setidaknya ada 4 macam-macam dynabolt yang sering digunakan dalam proyek konstruksi.

Chemical Anchor Bolt

Jenis dynabolt angkur yang pertama ini mengandung lebih banyak zat kimia. Penggunaan zat kimia adalah untuk meningkatkan daya tahan benda yang akan disambung sehingga bisa menjadi lebih kuat serta tidak mudah terpengaruh oleh perubahan kondisi.

Salah satu kondisi yang mempengaruhi kekuatan material yang disambung dengan baut ini adalah air laut yang bisa menimbulkan korosi. Bahan baku baut tana mini adalah steel anchor. Bahan kimia lain digunakan sebagai pengikat.

Cara pasang baut tana mini adalah dengan mengebor bagian beton terlebih dahulu. Setelah lubang dibersihkan, steel anchor diisi dengan zat kimia dan batu.

Anchor Bolt Klasik

Anchor bolt klasik adalah baut tanam yang digunakan dengan cara ditanam atau dimasukkan terlebih dahulu. Saat tukang bangunan memulai proses pengecoran, baut klasik akan dipasang. Proses pemasangannya dilakukan sesuai dengan struktur bangunan.

Prinsip kerja baut tanam yang satu ini bisa memudahkan Anda karena Anda tidak perlu melubangi atau mengebor bagian tertentu dari suatu bangunan. Cukup beli dynabolt tembok anchor klasik yang tersedia di toko-toko bangunan. Harga yang ditawarkan untuk jenis baut ini juga cukup murah.

Anchor Bolt Khusus Baja Ringan

Baut tanam dirancang untuk berbagai kebutuhan, tidak hanya untuk tembok saja. Baut tanam ini juga bisa digunakan untuk konstruksi baja ringan. Cara menggunakannya adalah dengan melubangi baja ringan terlebih dahulu lalu membersihkan lubang tersebut.

Kemudian silinder baut akan dimasukkan dan ditempelkan ke lubang tersebut. Selanjutnya, benda tersebut bisa ditempelkan ke bagian dinding. Kencangkan silinder selongsong sehingga baut bisa terpasang dengan lebih kuat.

Anchor Bolt Tanpa Tambahan

Jika banyak baut dynabolt dibuat dari zat kimia, jenis yang terakhir ini berbeda karena tidak dibuat dengan bahan kimia sebagai bahan tambahan. Penggunaannya diawali dengan dilakukannya pengeboran media tanam berupa beton. Setelah dibor, lubang perlu dimasuki baut tana mini.

Kondisi baut tanam dan lubang yang akan dimasuki harus bersih. Setelah baut tanam masuk ke beton atau media tanam, posisi baut harus benar. Baut yang terpasang kuat tidak akan merusak media tanam ketika baut tersebut ditarik, tapi baut itu juga tidak akan mudah lepas.

Ukuran Dynabolt

dynabolt m10

Tersedia 5 pilihan ukuran dynabolt plastik yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Ada ukuran khusus untuk memasang TV dan untuk memasang konstruksi dari baja ringan. Pilih ukuran yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.

Ukuran Dynabolt m8

Dinamakan m8 karena ukuran diameternya sebesar 8 mm. Ukuran baut tanam ini adalah yang paling kecil dibandingkan dengan ukuran baut tanam yang lainnya. Ukuran Panjang baut tanam yang satu ini tersedia dalam berbagai pilihan.

Ukuran yang paling pendek adalah m8 yang panjangnya hanya 40 mm. Ukuran m8 sedang mempunyai ukuran panjang 65 mm. Sedangkan baut tanam m8 yang paling panjang mempunyai ukuran panjang 85 mm.

Ukuran Dynabolt m10

Diameter baut tanam yang satu ini adalah sebesar 10 mm. Baut tanam yang satu ini biasanya digunakan bersama mata bor beton yang berukuran 10 mm. Ukuran panjang yang tersedia untuk dynabolt 10 mm adalah 60 mm, 65 mm, 77 mm, dan 97 mm.

Ukuran Dynabolt m12

Merupakan baut tanam yang sering digunakan karena mempunyai ukuran yang besar serta kokoh. Diameternya mencapai 12 mm dengan pilihan panjang yang tersedia adalah 75 mm, 99 mm, serta 129 mm.

Ukuran Baut Tanam Untuk Bracket TV

Ukuran baut khusus untuk TV menyesuaikan dengan berat TV itu sendiri. Ukuran yang paling sering digunakan untuk TV yang layarnya berukuran 32 inch hingga 50 inch adalah baut tanam m10. Jika TVnya lebih besar dan berat, akan digunakan baut tanam yang ukurannya juga lebih besar.

Ukuran Baut Tanam Untuk Kanopi Baja Ringan

Ukuran baut tanam yang sering digunakan untuk baja ringan menyesuaikan dengan ukuran baja ringan. Tapi yang paling banyak digunakan adalah baut yang ukurannya m12. Baut besar digunakan untuk memperkuat dan memperkokoh penempelan antara baja ringan dengan tembok.

Harga Dynabolt

Harga baut tanam bervariasi. Biasanya, pembelian dalam jumlah banyak mengharuskan Anda untuk membayar dalam nominal yang lebih kecil. Berikut daftar harga untuk baut tanam. Harga dalam tabel adalah harga satuan untuk satu buah baut tanam.

Jenis Baut Tanam Harga Baut Tanam
Dynabolt M8 Rp 900 hingga Rp 2.000
Dynabolt M10 Rp 1.500 hingga Rp 2.500
Dynabolt M12 Rp 2.000 hingga Rp 3.000
Dynabolt M16 Rp 2.500 hingga Rp 3.100

Cara Pemasangan Dynabolt

Langkah pemasangan baut tanam sebenarnya cukup sederhana. Tapi tetap saja harus dilakukan dengan hati-hati dan mengikuti peraturan keselamatan kerja yang berlaku. Berikut langkah-langkah untuk memasang baut tanam:

  1. Media tanam harus dilubangi terlebih dahulu. Media tanam itu sendiri bisa berupa batu bata, beton, atau stainless. Ukuran lubangnya harus disesuaikan dengan silinder sehingga bagian dalamnya bisa menyentuh ring penahan yang ada.
  2. Lubang harus dibersihkan sehingga baut tanam bisa tertanam di dalamnya dengan baik. Hasilnya, konstruksi bangunan bisa semakin kuat.
  3. Selongsong silinder baut bisa mulai dimasukkan. Pastikan posisi selongsong silinder sudah pas dan tepat.
  4. Komponen bisa mulai ditempelkan dan dilekatkan ke dinding. Komponen harus ditempatkan sesuai dengan letak lubang baut tanam yang telah dibuat.
  5. Baut tanam kemudian dimasukkan ke bagian silinder yang tadi sudah terpasang. Kencangkan bagian-bagiannya dengan melakukan Gerakan memutar.

Berbagai jenis dynabolt, berbagai macam ukuran yang tersedia, dan variasi harga yang ada memudahkan Anda untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan konstruksi Anda. Setelah menemukan yang paling sesuai, ikuti dan terapkan petunjuk pemasangan dengan teliti.

Leave a Comment