Cara Konversi Desimal ke Biner dan Sebaliknya

Memahami cara konversi desimal ke biner sangat penting bagi pembelajar elektronika, karena kedua jenis bilangan ini adalah yang paling sering digunakan dalam elektronika digital. Sistem bilangan desimal yang digunakan dalam keseharian adalah bilangan yang memiliki basis 10.

Sedangkan bilangan biner adalah sistem bilangan yang digunakan pada rangkaian elektronika digital, yang memiliki basis 2. Berikut ini bisa kita simak mengenai bilangan desimal dan bilangan biner, sekaligus bagaimana cara mengkonversi desimal ke biner dan sebaliknya.

Pengertian Bilangan Desimal dan Bilangan Biner

Apa itu bilangan desimal

Sebelum mempelajari bagaimana cara konversi desimal ke biner, lebih baik memahami terlebih dahulu pengertian bilangan desimal dan bilangan biner. Dengan itu kita akan mudah mengerti cara kerja setiap rangkaian elektronika digital tersebut.

1. Bilangan Desimal

Apa itu bilangan desimal? Bilangan desimal adalah suatu sistem bilangan dengan basis 10, yang mana memiliki sepuluh kemungkinan nilai, yaitu (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9) di setiap posisi angka.
Dalam istilah matematis, bilangan desimal juga didefinisikan sebagai bilangan persepuluhan, perseratusan, perseribuan, dan seterusnya.

Sistem bilangan desimal telah diterapkan dalam berbagai bidang, di antaranya adalah:

  • Bilangan desimal berguna dalam bidang pemrograman dan informatika, yaitu ketika diubah atau dikonversi menjadi bilangan biner.
  • Bilangan desimal juga digunakan untuk menyatakan suatu bilangan pecahan dalam bentuk desimal.

2. Bilangan Biner

Sistem bilangan biner adalah sistem bilangan basis dua, yang simbol atau hasilnya selalu 0 dan 1, dimana 0 untuk hasil genap dan 1 untuk hasil ganjil (ketika konversi desimal ke biner). Sistem bilangan biner ini dijadikan sebagai dasar semua sistem bilangan yang berbasis digital.

Selain bisa dikonversi menjadi desimal, bilangan biner juga bisa diubah menjadi bilangan oktal maupun bilangan hexadesimal. Dalam komputer, bilangan biner juga disebut sebagai bit (Binary Digit), yang mana selalu berjumlah 8.

Dalam dunia telekomunikasi modern seperti sekarang ini, semua data dihantarkan atau ditransmisikan dalam bentuk atau angka biner. Data dalam bentuk biner ini akan kuat terhadap noise di kanal transmisi, sehingga data tersebut diterima dalam keadaan baik dan benar.

Jika data yang dikirimkan rusak atau salah, maka akan memberikan dampak yang besar pada sistem komunikasi. Data-data tersebut dirangkum dalam 8 digit angka, yang hanya berisikan angka 0 dan 1, tidak ada ruang untuk angka lainnya.

Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Biner

angka biner

Konversi desimal ke biner adalah proses mengubah angka desimal menjadi angka biner, yang nilainya tetap sama seperti ketika belum diubah. Cara konversi bilangan desimal ke biner sangat simpel, yaitu angka desimal tersebut cukup dibagi dengan angka 2 (angka basis biner).

Hasil pembagian tersebut kemudian dibulatkan ke bawah, lalu hasilnya (sisa pembagiannya) disimpan dan dicatat. Lakukan hal yang sama hingga bilangan desimal tersebut menjadi nol. Nah, sisa pembagian tersebut kemudian diurutkan dari yang paling akhir hingga awal.

Urutan sisa pembagian dari akhir ke awal tersebutlah yang dinamakan dengan bilangan biner. Agar lebih mudah memahaminya, maka bisa mencoba mengkonversi bilangan desimal menjadi bilangan biner secara manual. Kita bisa melihat contoh kasus seperti di bawah ini:

Contoh soal:

Konversikan bilangan desimal 60 menjadi bilangan biner!

60/2 = 30 sisa bagi 0
30/2 = 15 sisa bagi 0
15/2 = 7 sisa bagi 1
7/2 = 3 sisa bagi 1
3/2 = 1 sisa bagi 1
1/2 = 0 sisa bagi 1

Jadi, hasil konversi dari bilangan desimal 60 menjadi bilangan biner adalah 1111002.

Cara Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Desimal

Konversi bilangan biner menjadi bilangan desimal juga mudah, yaitu dengan mengalikan bilangan desimal yang ingin diubah ke basis bilangan biner (2), yang dipangkatkan 0,1,2,3,4,5,6 dst. Ingat, perkaliannya dimulai dengan angka yang paling kanan.

Misalnya saja:

Konversi bilangan Biner 1111002 menjadi bilangan desimal!

1111002 = (1×25)  + (1×24) + (1×23) + (1×22) + (0x21) + (0x20)
1111002 = 32 + 16 + 8 + 4 + 0 + 0
1111002 = 6010

Jadi, bilangan bilangan biner 1111002 jika dikonversi menjadi desimal adalah 6010.

Sekarang memang sudah ada cara konversi nilai bilangan desimal ke biner (atau sebaliknya) dengan cara otomatis, namun jika ingin tahu secara rinci prosesnya, bisa menggunakan cara manual seperti di atas. Jangan lupa untuk belajar pengertian IC dan pengertian inverter juga, ya.

Leave a Comment