Alat Ukur Tidak Baku

Apa yang akan Anda gunakan untuk mengukur panjang benda? Tentu pada umumnya orang akan menggunakan penggaris. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat berbagai alat ukur tidak baku untuk mengetahui panjang benda?

Begitupun ketika mengukur berat, waktu dan nilai objek lainnya. Tidak hanya menggunakan alat ukur baku yang sudah terkenal, ternyata banyak cara lain untuk mengetahui nilai tersebut.

Beberapa cara mengukur yang tidak baku bahkan sudah digunakan sejak lama oleh manusia. Apakah Anda tahu alat ukur tidak baku apa saja? Berikut ini ialah beberapa contoh alat ukur tidak baku.

1. Langkah

alat ukur berat tidak baku

Langkah merupakan alat ukur tidak baku pertama yang bisa Anda gunakan untuk mengukur jarak. Cara mengukur jarak antara satu titik ke titik lainnya ialah menghitung banyaknya langkah kaki saat melangkah.

Satuan langkah menjadi tidak baku karena langkah orang berbeda beda. Orang dengan postur badan tinggi dan pendek tentu memiliki jangkauan langkah yang berbeda.

Alat ukur tidak baku artinya adalah tidak ada tetapan baku yang sama persis. Sehingga bisa saja Anda menghitung jarak 2 langkah sedangkan teman lainnya mengukur 3 langkah pada titik yang sama.

2. Depa

satuan baku dan tidak baku

Pernahkah Anda membentangkan tangan ketika sedang berbaris atau bersiap untuk berolahraga? Tahukah Anda bahwa membentangkan tangan merupakan sebuah cara mengukur yang tidak baku.

Alat ukur tidak baku yang menggunakan kedua lengan disebut dengan depa. Anda hanya perlu membentangkan tangan kanan ke kanan dan tangan kiri ke kiri.

Kemudian pengukuran dilakukan dari ujung jari tengah kanan dan ujung jari tengah tangan kiri. Anda bisa mengukur meja, kasur dan tembok dengan menggunakan satuan depa.

3. Jengkal

Alat ukur tidak baku anggota tubuh selanjutnya ialah telapak tangan. Bagaimana cara menggunakan telapak tangan untuk mengetahui nilai suatu benda?

Anda hanya perlu membentangkan telapak tangan kemudian mengukurnya dari ujung jari kelingking hingga jempol. Alat ukur tidak baku yang menggunakan jari tangan ini adalah jengkal.

Jengkal dapat menghitung benda yang memiliki ukuran tidak terlalu besar. Misalkan sebuah meja belajar yang memiliki panjang 5 jengkal atau televisi yang memiliki panjang 7 jengkal.

4. Posisi Matahari

alat ukur panjang tidak baku

Matahari merupakan alat ukur satuan tidak baku. Bagaimana cara melakukan perhitungannya?

Anda bisa memanfaatkan posisi matahari untuk mengetahui waktu ketika bekerja di luar ruangan. Apabila matahari berada tepat di atas kepala, maka waktu sudah tengah hari.

Biasanya para pekerja bangunan atau lapangan menggunakan cara ini untuk menentukan waktu istirahat atau pulang. Ketika tengah hari mereka istirahat dan saat matahari berada pada sisi barat mereka pulang.

5. Punggung Tangan

alat ukur suhu tidak baku

Tidak hanya bisa mengukur panjang dan waktu, ternyata terdapat pula alat ukur suhu tidak baku yang bisa Anda gunakan. Punggung tangan dapat menjadi termometer alternatif untuk mengukur suhu.

Hal ini sering orangtua lakukan untuk mengetahui apakah anak sedang demam. Jika memang terasa panas, maka suhu tubuh anak tinggi dan kemungkinan memang mengalami demam.

6. Jam Pasir

contoh alat ukur tidak baku

Sebelum hadirnya jam, ternyata orang orang dahulu juga menggunakan alat ukur tidak baku dan satuannya untuk menghitung waktu. Mereka menggunakan jam pasir untuk menentukan suatu durasi kegiatan.

Jam pasir sampai saat ini masih bisa Anda temukan dan gunakan untuk mengukur waktu. Namun, setiap jam pasir memiliki kecepatan jatuh yang berbeda sesuai dengan partikel pasirnya.

7. Tongkat

Alat ukur tidak baku yang ada di rumah selanjutnya adalah tongkat. Apa kegunaan dari alat ini?

Ternyata tongkat bisa Anda manfaatkan untuk mengukur panjang dan jarak dari dua titik atau mengukur panjang suatu benda.

Namun tentunya, panjang dari setiap tongkat berbeda beda sesuai dengan ukuran tongkat sendiri.

8. Hasta

Alat ukur tidak baku hasta adalah alat ukur baku yang juga bisa Anda gunakan untuk mengukur panjang. Satu hasta sama dengan ¼ depa, sehingga pengukuran Anda lakukan dari siku hingga jari tengah.

Sama seperti alat ukur tidak baku lainnya, pengukuran hasta dapat berbeda beda pada setiap orang. Hal ini karena ukuran tangan dan lengan setiap orang tidak sama.

Anda bisa mengukur panjang benda benda seperti lemari, meja dinding dengan menggunakan alat ukur hasta.

9. Mayam

Mayan merupakan alat ukur berat tidak baku yang berfungsi untuk mengukur satuan berat emas. Mungkin istilah mayam masih cukup asing bagi sebagian orang.

Nilai dari satu mayam berbeda beda namun berkisar pada 3 hingga 3.3 gram. Anda bisa menemukan satuan mayam di daerah Aceh untuk mengukur berat emas.

10. Cangkir

alat ukur satuan tidak baku

Alat ukur tidak baku kelas 1 SD yang pada umumnya mereka kenali ialah cangkir. Hal ini karena cangkir sangat mudah ditemukan pada setiap rumah.

Cangkir merupakan benda alat ukur volume tidak baku yang mampu mengukur volume benda cair. Misalkan untuk membuat suatu minuman, berapa cangkir air yang Anda butuhkan.

Perhitungan dengan cangkir sangat mudah dan cepat. Namun pengukuran tergantung pada input beda cair hingga ukuran cangkir yang berbeda beda.

Apakah Anda sudah mengetahui berbagai alat ukur tidak baku tersebut? Atau bahkan Anda sering menggunakannya.

Baik satuan baku dan tidak baku dapat membantu pengukuran setiap harinya dengan lebih mudah. Pengukuran tidak baku dapat menjadi alternatif untuk melakukan pengukuran berat, volume, suhu hingga waktu.

Jika memang tidak ada alat ukur baku, Anda bisa memanfaatkan berbagai alat ukur tidak baku yang ada. Namun jika memang memungkinkan, akan lebih baik jika mengukur menggunakan alat ukur baku.

Leave a Comment