Cara Membuat Magnet dengan Elektromagnetik dan Menggosok

Eksistensi magnet sudah ada sejak tahun 1819. Kini, magnet banyak digunakan dalam berbagai peralatan. Di antaranya, kompas yang memakai magnet buatan berupa jarum.

Kita juga bisa membuat magnet sendiri, cara membuat magnet di bahasan ini juga gampang praktiknya.

Sebelumnya, orang Yunani menemukan benda yang mempunyai kemampuan untuk melekat pada benda logam lain di Magnesia. Karena berasal dari sana, akhirnya benda ini diberi nama magnet.

Magnet yang ditemukan di alam adalah magnet alam dengan wujudnya sebongkah batu, sedangkan perkembangan zaman membawa kepintaran manusia untuk menciptakan magnet.

Cara Membuat Magnet dengan Elektromagnetik

Cara pertama, memanfaatkan arus listrik. Sebutan lainnya dari metode ini adalah elektromagnetik. Hasil magnetnya berupa magnet listrik.

Dalam praktiknya, elektromagnetik memerlukan arus listrik searah. Sebutan lainnya DS (direct current).

membuat energi listrik dari magnet
Ilustrasi gambar cara membuat magnet elektromagnetik.

Lebih lengkapnya, berikut step by step pembuatan magnet.

Bahan Pembuatan Magnet Listrik

Ada lima benda yang perlu Anda siapkan

  1. Besi panjang berukuran 5 cm,
  2. Arus listriknya menggunakan satu baterai besar atau dua baterai sedang,
  3. Kawat besi sebagai penghubung baterai dan besi,
  4. Paku.

Langkah Membuat Magnet Elektromagnetik

  1. Lilit kawat pada badan besi, sisakan sedikit di masing-masing ujungnya
  2. Ujung kawat kaitkan dengan kutub plus minus dari paralel baterai
  3. Terakhir tes dengan mendekatkan ujung besi yang terlilit kabel pada paku, hasilnya jarum akan menempel ke besi.

Membuat magnet sederhana ini muncul pada tahun 1819, sedangkan penemunya bernama Hans Christian Oersted. Elektromagnetik juga tergolong dalam jenis magnet non-permanen. Mengapa begitu?

Karena ketika aliran listrik dari baterai diputus, sehingga sifat magnetnya hilang.

Untuk meningkatkan daya magnetnya, gunakan baterai lebih banyak dan tambah juga lilitan kawatnya.

Mengapa lilitan kabel bisa menghantarkan sifat magnetik?

Jadi, dalam ilmu fisika, kawat beraliran listrik memicu medan listrik dan unsur magnet yang menyusun baja atau besi terpengaruh keberadaannya.

Sehingga formasi elemen magnet yang awalnya berantakan bergerak searah dan seragam. Alhasil besi bersifat magnetik.

Di sisi lain, ada juga yang membuat magnet dengan arus listrik AC yang memanfaatkan arus bertegangan rendah. Apabila Anda menggunakan arus tegangan normal maka besi akan kehilangan sifat magnetiknya.

Cara Membuat Magnet dengan Menggosok

Selanjutnya, membuat magnet dengan cara menggosok yang memanfaatkan besi dan bisa juga dengan baja.

Salah satu ciri-ciri magnet adalah kemampuannya menarik benda logam lain. Dan dua di antara contoh bendanya adalah besi dan baja.

Untuk mengubah besi agar bersifat magnetik, Anda bisa menggesekkan ujung magnet batang pada permukaan besi.

Lengkapnya simak gambar dan panduan di bawah ini.

membuat magnet dengan cara menggosok

Peralatan yang Dibutuhkan

  1. Magnet permanen
  2. Baja
  3. Paku

Cara Pembuatan Magnet Gosok

  1. Taruhlah besi di atas papan datar, kemudian gesekkan permukaannya menggunakan ujung magnet
  2. Ketika menggosok, usahakan alurnya sama. Proses penggosokan ini berjalan dengan durasi minimal lima menit
  3. Kemudian tes hasilnya dengan mengatur jarak antara magnet dan paku. Perlahan, paku bergerak melekat magnet.

Hasil magnetnya bersifat sementara. Karena lama cepatnya sifat magnet bertumpu pada durasi penggosokan. Makin lama menggosoknya, sifat kemagnetan makin tahan lama.

Lantas, mengapa besi dan baja bisa bersifat magnetik? Lebih bagus mana antara besi dan baja?

Jika membandingkan keduanya, besi lebih gampang diubah menjadi magnet.

Keduanya bisa bertransformasi menjadi magnet sebab proses pembentukannya. Unsur pembentuk besi dan baja berupa elemen magnet. Elemen magnet sendiri mengandung atom dan domain magnet.

Mulanya, struktur dan arah gerak elemen magnet masih berantakan. Dengan digesek maka arahnya akan mengikuti arah gesekan. Alhasil besi atau baja bersifat magnetik.

Cara Membuat Magnet dengan Induksi

Terakhir, membuat magnet dengan cara induksi.

Eksperimen ini membutuhkan paku, magnet, dan besi yang penyusunannya paralel vertikal.

Sifat kemagnetannya sulit hilang meski paku telah lepas.

Berikut peralatan dan cara membuat magnet buatan ini.

Alat dan Bahan

– Statif
– Magnet
– Besi
– Paku

Langkah Kerja Menginduksi Magnet

  1. Posisikan besi tegak berdiri di tengah batang statif. Agar tetap pada posisinya, Anda bisa menjepitnya.
  2. Kemudian taruh paku di bawah besi.
  3. Setelahnya taruh magnet di posisi atas besi, susun paralel. Lihat gambar untuk penyusunannya.
  4. Terakhir cermati perubahan yang paku alami. Paku perlahan terangkat.

Ketika Anda menjauhkan besi dari magnet, Anda telah menghilangkan sifat kemagnetannya. Namun, berbeda dengan baja. Sifat magnet baja masih ada meski Anda sudah menjauhkan magnetnya.

Cara Agar Sifat Magnet Tetap

membuat magnet sederhana
Gambar bentuk magnet.

Bentuk magnet ada enam:

  1. Berbentuk persegi panjang atau batang,
  2. Cincin,
  3. Magnet jarum,
  4. Silinder atau tabung,
  5. Magnet tapal kuda. Sebutan lainnya ladam atau U,
  6. Dan magnet keping.

Semua bisa Anda gunakan sebagai media membuat magnet. Namun, bagaimana caranya menjaga sifat kemagnetannya agar tidak hilang?

Ketika menyimpannya, pasang besi angker pada kutubnya. Tujuannya agar formasi elemen magnet membentuk pola magnet rantai tertutup.

– Penyimpanan magnet tapal kuda memerlukan satu angker.
– Magnet bentuk lain, pemasangan angker menyesuaikan dengan jumlah magnet.

Barang-Barang di Kehidupan Sehari-Hari yang Menggunakan Magnet

Saat ini, banyak peralatan sehari-hari yang memakai magnet buatan.

Manusia membuat magnet buatan agar tidak mencari atau menambang magnet dari alam. Karena sulit ditemukan.

Selain gampang, magnet buatan tersedia dalam bentuk yang bermacam-macam. Sehingga penggunaannya bisa menyesuaikan dengan bentuk magnet.

Berdasarkan sifatnya, magnet terbagi menjadi dua, permanen dan sementara.

Sedangkan, teknik membuatnya ada tiga, yaitu gesekan, induksi, dan listrik.

Sedangkan, cara membuat magnet permanen terbilang sulit karena bahan utamanya yang langka dan prosesnya rumit. Selain itu, pembuatan magnet permanen hanya boleh dilakukan oleh orang ahli.

Lebih lanjut, keberadaan magnet membawa banyak manfaat dalam kehidupan.

Berikut contoh kegunaan magnet.

  • Kunci pintu memakai magnet yang wujudnya batang atau silinder
  • Mikrofon
  • Magnet ladam pada motor penggerak mainan atau dinamo
  • Pengeras suara dalam sistem audio menggunakan magnet cincin
  • Kompas memanfaatkan magnet jarum
  • Pintu kulkas memanfaatkan magnet batang
  • Dan tentunya masih ada banyak sekali manfaat magnet dalam kehidupan.

Jadi, cara membuat magnet buatan terdiri dari tiga teknik: menggosok, arus listrik, dan induksi. Magnet buatan juga bisa dijaga sifat magnetnya apabila Anda menyimpannya dengan benar.

Leave a Comment