Pengertian, Fungsi dan Jenis-Jenis Konektor

Anda kemungkinan bertanya-tanya tentang apa itu konektor? Apa fungsinya dan ada berapa macam jenis konektor? Untuk itu pada kesempatan ini saya akan membahas pengertian konektor.
Tidak lupa juga fungsi konektor, jenis-jenis konektor serta cara menggunakan konektor BNC.

Pengertian Konektor

kabel konektor

Konektor adalah sebuah penghubung antara satu perangkat ke perangkat yang lain. Berupa komponen Elektro-Mekanikal yang terdiri dari dua ujung yang disebut Konektor Plug (male) dan Konektor Socket (female).

Jika mengacu pada kabel, maka konektor ini adalah ujung kabel yang terhubung ke port.

Konektor plug atau ujung jantan memiliki satu atau lebih pin terbuka. Pin tersebut berfungsi untuk membantu menjaga fleksibilitas dan resistansi rendah.

Sementara konektor female atau ujung betina, berupa sebuah lubang sebagai tempat konektor jantan.

Fungsi Konektor

Berikut fungsi konektor:

  • Sebagai titik pertemuan kabel dan instrumen.
  • Untuk menjaga kestabilan sinyal informasi dari pengirim maupun penerima.
  • Untuk memenuhi kapasitas dan ketahanan keluaran dari setiap jenis perangkat.

Maka dari itu, supaya transmisi data berjalan dengan baik, penting untuk memperhatikan ketepatan koneksi dan jenis konektor.

Jenis-Jenis Konektor

tap konektor

Konektor terdiri dari berbagai jenis dengan fungsi yang berbeda. Maka ketahui jenis-jenis konektor berikut ini:

1. Konektor BNC

Konektor BNC (Bayonet Neil-Concelman) merupakan beberapa konektor frekuensi radio (RF) yang digunakan dengan kabel koaksial.

BNC sendiri adalah konektor tipe laki-laki yang dihubungkan pada kabel penghantar utama. Di mana di luar tabungnya dilengkapi dengan cincin berputar yang berfungsi untuk mengunci kabel ke konektor perempuan.

Mekanisme penguncian ini untuk mencegah terjadinya pemutusan sambungan saat kabel konektor tertarik secara tidak sengaja.

Di mana penggunaanya terkait dengan fungsi frekuensi video, radio, komputer, dan aplikasi jaringan lain dengan koneksi yang erat.

Fungsi Konektor BNC:

  • Pada monitor komputer, bisa digunakan sebagai alternatif konektor VGA untuk meningkatkan kualitas video.
  • Menghubungkan sinyal analog dan digital serta kabel ke T konektor.
  • Amatir radio antena.
  • Sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat jaringan yang lain.
  • Sebagai koneksi sinyal penerbangan elektronik (avionik) dan peralatan uji.

Jenis-Jenis Konektor BNC

  • BNC ke BNC
  • BNC RG6 Crimping
  • BNC RG59 Crimping
  • BNC RG6 Twist
  • BNC-RCA

Setelah pengertian konektor BNC beserta fungsi dan jenisnya, lanjutkan membaca untuk mengetahui jenis konektor lainnya.

2. Konektor RJ

Konektor untuk kabel jaringan dan LAN Card yaitu konektor RJ.

Konektor RJ (Registered Jack) adalah konektor dorong dan klik pada perangkat telepon dan jaringan. Tepatnya, perangkat pendukung jaringan komputer ini merupakan standar fisik yang menghubungkan telekomunikasi data.

Fungsinya adalah sebagai penghubung kabel UTP ke dalam komputer. Di mana kabel ini akan melalui port RJ yang dihubungkan dalam NIC.

Sementara itu, tipe NIC dan kabel yang digunakan harus sesuai dengan konektor.

Jenis-Jenis Konektor RJ yang umum adalah sebagai berikut:

  • Konektor RJ-11
  • Konektor RJ-14
  • Konektor RJ-45

3. Konektor Pada Coaxial

Kabel coaxial adalah jenis kabel yang memiliki konduktor dan biasa digunakan untuk membawa frekuensi tinggi. Mengurangi noise pada frekuensi tinggi dan menyampaikan komunikasi data, video serta suara.

Berikut jenis konektor kabel coaxial:

A. BNC RG59

Sebuah konektor yang menghubungkan kabel dengan perangkat CCTV yang dikhususkan untuk kabel CCTV jenis RG6.

B. BNC-RCA

Merupakan konektor yang dihubungkan ke monitor atau TV dengan fungsi untuk merubah BNC menjadi RCA. Biasa digunakan dalam instalasi CCTV.

4. Konektor FC

konektor bnc

Jenis konektor ini adalah sebagai penghubung antara kabel dengan pengirim dan penerima. Itulah kenapa konektor yang biasa digunakan untuk kabel single mode ini memiliki akurasi yang sangat tinggi.

5. Konektor SC

konektor pcb

Konektor SC (Subsciber Connector) berfungsi untuk menghubungkan kabel serat optik dengan perangkat jaringan. Biasa digunakan untuk kabel single mode dan memiliki fitur penguncian dorong dan tarik.

Selain simple juga dapat dengan mudah Anda atur secara manual.

6. Konektor ST

konektor female

Konektor ST (Straight Tip) merupakan jenis konektor berkinerja tinggi yang digunakan pada kabel fiber single dan multi mode. Dilengkapi ferrules keramik bundar dan fitur penguncian bayonet sehingga mudah dicabut dan dipasang.

7. Konektor Biconic

konektor kabel listrik

Merupakan jenis konektor fiber optik yang terdiri dari dua penguat berbentuk kerucut. Sebagai jenis konektor yang muncul pertama kali dan digunakan pada perangkat data center dan server versi lama.

8. Konektor D4

konektor molex

Konektor untuk jaringan telekomunikasi ini menggunakan ferrules keramik hybrid atau baja tahan karat. Biasa digunakan di jaringan telco pada tahun 80-an sampai awal 90-an.

9. Konektor SMA

gambar konektor

Selanjutnya akan dijelaskan pengertian konektor SMA. Konektor SMA adalah konektor RF koaksial semi presisi yang sering digunakan dalam sistem gelombang:

  • Mikro
  • Radio genggam
  • Antena telepon seluler
  • Antena wifi
  • Dongle USB radio.

Konektor SMA (SubMiniature Version A) diproduksi dan dikembangkan oleh Produk Serat Optik Amphenol. Konektor SMA ini juga memiliki penutup dan pelindung seperti straight tip.

10. Konektor LC

konektor hp ke tv

Pengertian konektor LC yang membedakannya dengan konektor serat optik lainnya.

Konektor LC jika digunakan pada single mode maka performanya akan lebih baik. Namun tetap dapat digunakan juga dengan multimode.

Ferrule pada konektor LC (Lucent Connector) ukurannya lebih kecil atau setengah dari ukuran ST, yaitu 1,25 mm.

11. Konektor FDDI

Konektor FDDI (Fiber Distributed Data Interface) menggunakan serat optik sebagai media fisik dasar standar. Menyediakan lebih besar bandwidth sehingga sering digunakan sebagai teknologi backbone berkecepatan tinggi.

Cara Menggunakan Konektor BNC

Berikut langkah-langkah untuk memasangkan konektor BNC ke kabel koaksial:

  • Kupas atau potong bagian luar kabel koaksial sekitar 1 cm dengan menggunakan alat pengupasan.
  • Lipat kepang kawat serabut ke belakang dan tampakkan kawat tunggal.
  • Dorong konektor ke kabel dan putar searah jarum jam sampai kawat serabut tertutup.

Setelah membaca seluruh penjelasan tersebut, tentu sekarang Anda sudah memahami pengertian konektor. Termasuk fungsi dari setiap jenis konektor beserta cara menggunakan konektor BNC.

Leave a Comment