Pengertian PCB (Printed Cicuit Board)

Pengertian PCB (Printed Cicuit Board) merupakan papan yang dipenuhi dengan sirkuit logam, yang digunakan untuk menghubungkan komponen-komponen elektronik. Komponen tersebut ialah komponen yang berbeda jenis satu sama lain, tanpa sambungan kabel.

PCB adalah komponen paling penting dalam power supply atau alat-alat yang membutuhkan mikrokontroler lainnya. Karena PCB adalah tempat menyambung komponen-komponen seperti resistor, Diode, LED, atau komponen lainnya. Jadi, Anda juga harus tahu pengertian resistor dan lainnya.

Pengertian PCB

Apa itu PCB?

Apa itu PCB? PCB atau singkatan dari Printed Circuit Board adalah sebuah bahan listrik yang terbuat dari papan elektronik untuk digunakan sebagai tempat dari komponen-komponen listrik. Setelah itu, akan disambungkan dan nantinya dipasang dalam suatu alat.

PCB sendiri ditemukan oleh Paul Eisler pada tahun 1936. Beliau adalah ilmuan dari Austria yang menggunakan PCB untuk sebuah rangkaian pada radio militer. Beberapa tahun setelah adanya perang, PCB banyak digunakan untuk kebutuhan militer di Amerika.

Fungsi PCB

Setelah mengetahui pengertian PCB, untuk lebih memahami mengenai kegunaan PCB, simak ulasan dibawa ini ada beberapa fungsi PCB, di antaranya:

  • Agar membuat rangkaian lebih terlihat rapi, serta visualnya terlihat tertata dan tidak berantakan.
  • PCB juga dapat dijadikan sebagai pengganti dari kabel, maka dari itu PCB sendiri juga digunakan sebagai penyambung komponen agar tempat yang digunakan lebih efisien.
  • Dapat dijadikan penghubung dari kaki setiap komponen.
  • Terakhir, sebagai wadah untuk menyusun komponen listrik atau elektronika.

Lapisan PCB dan Bahan-Bahannya

Pada struktur PCB terdapat beberapa lapisan yang disusun seperti kue lapis. PCB sendiri memiliki beberapa jenis lapisan. Ada yang berlapis satu yang disebut dengan single sided. Sedangkan yang berlapis dua dinamai dengan double sided.

Berikut ini adalah lapisan-lapisan yang terdapat pada PCB:

1. Silkscreen

Silkscreen ini merupakan lapisan terluar dari PCB. Lapisan ini biasanya berwarna hitam ataupun putih. Tetapi, banyak juga di pasaran lapisan seperti ini yang berwarna kuning keemasan. PCB tersebut biasanya yang belum dibentuk atau PCB polos.

Silkscreen sendiri berfungsi untuk mempermudah orang merakit komponen elektronika. Silkscreen terdapat tanda atau indikator untuk menandai penempatan komponen-komponen tersebut.

2. Soldermask

Soldermask hanya menutupi bagian yang tidak disolder. Bagian-bagian yang akan disolder tidak akan ditutupi oleh soldermask ini. Selain itu, lapisan ini berfungsi untuk menghindari solder short atau hubung singkat solder.

3. Tembaga

Pada dasarnya lapisan tembaga memiliki struktur yang tipis dengan suhu tinggi tertentu serta perekat. Lapisan ini hanya dilapisi satu sisi substrat pada jenis single sided. Jika pada double sided, terdapat dua tembaga tipis yang terdapat pada dua sisi substrat.

Manufacturing PCB saat ini telah dibuat hingga 16 lapisan atau lebih, tergantung perancangan PCB yang diinginkan oleh pemesan.

4. Substrat

Yang terakhir adalah lapisan substrat, dimana lapisan ini terdapat di tengah-tengah lapisan PCB lainnya. Bahan yang sering digunakan pada lapisan ini adalah FR4 dan FR2. Flame Resistant 2 (FR2) atau kertas bonding sintetis adalah bahan komposit yang diresapi resin plastic fenol.

Sedangkan, Flame Resistant 4 yaitu anyaman fiberglass yang diresapi resin epoksi. FR4 memiliki suhu panas hingga 140 derajat celcius dengan daya serap air yang rendah. Bahan FR4 ini lebih mahal daripada FR2 karena bahannya yang memang berkualitas digunakan.

Prinsip Kerja PCB

Pada rangkaian PCB diberikan sumber arus listrik. Jalur-jalur PCB nantinya akan berfungsi sebagai penghantar. Pada jalur tersebut juga akan menghubungkan komponen satu ke komponen lain dengan cara menyolder kawat secara terpadu.

Dengan demikian, rangkaian elektronik berfungsi dengan baik dan dapat dijalankan. Dengan menggunakan PCB ini dapat diperoleh keuntungan sebagai berikut:

  • Dapat merangkai komponen yang kecil, dengan ukurannya yang kecil, PCB ini sebagai wadah untuk menyambung komponen-komponen yang berukuran kecil.
  • Bisa mengendalikan frekuensi.
  • Lebih aman, jika memakai PCB pada suatu alat akan membuat tidak cepat rusak. Karena komponen dalam PCB tidak kontak langsung satu sama lain.
  • Gampang mencari kerusakan komponen, ketika ada trouble atau kerusakan pada komponen, tinggal memeriksanya dengan menggunakan multimeter yang disentuhkan pada setiap jalur komponen.

Anda juga dapat membuat jalur komponen sendiri yang nantinya dihubungkan pada PCB ini. Biasanya hal itu digunakan untuk membuat power supply sederhana yang biasa dipakai pada setiap praktikum mahasiswa.

Jenis – Jenis PCB (Printed Circuit Board)

PCB polos

Jenis PCB dibagi menjadi 2, berdasarkan jumlah lapisan dan berdasarkan fleksibilitasnya. Berikut adalah penjelasannya:

Jenis PCB Berdasarkan Fleksibilitas

1. Flex PCB

Jenis PCB ini terbuat dari substrat yang berbahan plastik. Bahan PCB ini dapat dibengkokkan tanpa harus merusak rangkaian dari PCB itu sendiri.

2. Rigid PCB

Bahan jenis rigid merupakan bahan yang kaku digunakan pada PCB. Bahan ini terbuat dari substrat padat seperti kaca atau fiberglass. Hal tersebut memang sengaja dibuat padat agar tidak mudah dibengkokkan.

3. Rigid flex PCB

Bahan PCB ini terdiri dari gabungan bahan flex dengan rigid.

Jenis Berdasarkan Jumlah Lapisan

1. Multilayer PCB

Terdiri dari bahan substrat serta lapisan tembaga yang dipisah dengan lapisan insulator. Bahan multilayer biasanya terdapat pada rangkaian yang kompleks.

2. Single Sided Pcb

Bahan ini terdiri dari satu lapisan tembaga saja yang ditempel pada satu sisi substrat PCB.

3. Double Sided Pcb

Sedangkan, pada double sided terdiri dari dua lapis tembaga. Lupang PCB double ini berfungsi untuk menghubungkan antar komponen.

Aplikasi atau Software untuk Layout PCB

rangkaian PCB

1. ZenitPCB

Aplikasi pertama yang bisa Anda gunakan untuk membuat layout PCB adalah ZenitPCB, yang sangat cocok digunakan untuk para profesional. Jika Anda tergolong pro, maka gunakan saja aplikasi ini untuk membuat proyek dengan waktu yang singkat.

2. OsmondPCB

Selanjutnya ada aplikasi bertajuk OsmondPCB, yang merupakan perkakas PCB super fleksibel. Tak hanya itu saja, Anda akan sangat puas dengan aplikasi ini, karena memiliki banyak fitur dan juga ukuran papan yang tidak terbatas.

Belum puas? OsmondPCB bahkan juga memiliki jumlah komponen yang tidak ada pada software lainnya. Satu lagi, aplikasi ini dapat Anda unduh secara gratis alias tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun.

3. Express PCB

Bagi Anda para pemula, tidak perlu khawatir karena masih ada aplikasi yang diciptakan khusus pemula, yakni Express PCB. Interfacenya yang mudah tentu akan sangat dicintai oleh para pemula. Jadi tunggu apa lagi? Segera gunakan Express PCB untuk membuat Layout PCB.

4. DesignSpark PCB

Siapa yang tidak mengenal aplikasi PCB populer satu ini? DesignSpark merupakan salah satu software PCB terpopuler, karena mudah dipelajari dan juga mudah untuk digunakan. Satu bonus lagi, aplikasi ini bisa digunakan secara gratis.

5. Eagle PCB

Terakhir, ada Eagle PCB yang menjadi aplikasi layout PCB paling banyak digunakan di Indonesia. Bukan tanpa alasan, aplikasi ini banyak digunakan karena memiliki banyak sekali fitur.

Meskipun Eagle PCB bukanlah aplikasi gratis, namun Anda masih bisa hemat budget dengan menggunakan fitur gratisnya. Bukankah ini sangat menguntungkan bagi Anda yang harus hemat budget?

PCB (Printed Circuit Board) juga sering sekali ditemukan pada mikrokontroler, maka dari itu bagi mahasiswa elektro tidaklah asing dengan PCB ini. Untuk itu, dengan membaca informasi di atas seputar pengertian pcb, fungsi dan jenisnya, Anda bisa menambah pengetahuan tentang dunia elektro.

Leave a Comment